Arti TIK bagi dunia pendidikan seharusnya berarti
tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program
pendidikan. Namun hal Pemanfaatan TIK ini di Indonesia baru memasuki tahap
mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan TIK untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini.
Usaha-usaha dari anak-anak bangsa juga terus dilakukan untuk mengejar
ketertinggalan bangsa Indonesia dalam hal penyampaian proses pendidikan dengan
penggunaan TIK.
Banyak aspek dapat diajukan untuk dijadikan sebagai
alasan-alasan untuk mendukung pengembangan dan penerapan IIK untuk pendidikan
dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional Indonesia.
Salah satu aspeknya ialah kondisi geografis Indonesia dengan sekian banyaknya
pulau yang terpencar-pencar dan kontur permukaan buminya yang seringkali tidak
bersahabat, biasanya diajukan untuk menjagokan pengembangan dan
penerapan TIK untuk pendidikan. TIK sangat mampu dan
dijagokan agar menjadi fasilitator utama untuk meratakan pendidikan di bumi
Nusantara, sebab TIK yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarak
jauhnya tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian
daerah-daerah yang sulit tentunya diharapkan penerapan ini agar dilakukan
sesegera mungkin di Indonesia.
Terdapat 6 peranan TIK dalam bidang pendidikan, antara lain :
1. TIK sebagai skill dan
kompetensi
· Penggunaan TIK harus proporsional maksudnya TIK bisa masuk
ke semua lapisan masyarakat tapi sesuainya dengan porsinya masing-masing.
2. TIK sebagai
infratruktur pembelajaran
· Tersedianya bahan ajar dalam format digital
· The network is the school
· Belajar dimana saja dan kapan saja
3. TIK sebagai sumber
bahan belajar
· Ilmu berkembang dengan cepat
· Guru-guru hebat tersebar di seluruh penjuru dunia
· Buku dan bahan ajar diperbaharui secara kontinyu
· Inovasi memerlukan kerjasama pemikiran
· Tanpa teknologi, pembelajaran yang up-to-date membutuhkan waktu
yang lama
4. TIK sebagai alat bantu
dan fasilitas pembelajaran
· Penyampaian pengetahuan mempertimbangkan konteks dunia nyata
· Memberikan ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan untuk
mempercepat penyerapan bahan ajar
· Pelajar melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara
lebih luas dan mandiri
· Akuisisi pengetahuan berasal dari interaksi mahasiswa dan guru
· Rasio antara pengajar dan peserta didik sehingga menentukan
proses pemberian fasilitas
5. TIK sebagai pendukung
manajemen pembelajaran
· Tiap individu memerlukan dukungan pembelajaran tanpa henti tiap
harinya
· Transaksi dan interaksi interaktif antar stakeholder memerlukan
pengelolaan back office
yangkuat
· Kualitas layanan pada pengeekan administrasi ditingkatkan secara
bertahap
· Orang merupakan sumber daya yang bernilai
6. TIK sebagai sistem
pendukung keputusan
· Tiap individu memiliki karakter dan bakat masing-masing dalam
pembelajaran
· Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu
· Profil institusi pendidikan diketahui oleh pemerintah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar