Jumat, 14 Maret 2014

Peranan TIK bagi Pendidikan

   Arti TIK bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Namun hal Pemanfaatan TIK ini di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan TIK untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini. Usaha-usaha dari anak-anak bangsa juga terus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dalam hal penyampaian proses pendidikan dengan penggunaan TIK. 


      Banyak aspek dapat diajukan untuk dijadikan sebagai alasan-alasan untuk mendukung pengembangan dan penerapan IIK untuk pendidikan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional Indonesia. Salah satu aspeknya ialah kondisi geografis Indonesia dengan sekian banyaknya pulau yang terpencar-pencar dan kontur permukaan buminya yang seringkali tidak bersahabat, biasanya diajukan untuk menjagokan pengembangan dan penerapan TIK  untuk pendidikan. TIK  sangat mampu dan dijagokan agar menjadi fasilitator utama untuk meratakan pendidikan di bumi Nusantara, sebab TIK  yang mengandalkan kemampuan pembelajaran jarak jauhnya tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Demi penggapaian daerah-daerah yang sulit tentunya diharapkan penerapan ini agar dilakukan sesegera mungkin di Indonesia.

Terdapat 6 peranan TIK dalam bidang pendidikan, antara lain :


1. TIK sebagai skill dan kompetensi

·  Penggunaan TIK harus proporsional maksudnya  TIK bisa masuk ke semua lapisan masyarakat       tapi sesuainya dengan porsinya masing-masing.

2. TIK sebagai infratruktur pembelajaran

·  Tersedianya bahan ajar dalam format digital
·  The network is the school
·   Belajar dimana saja dan kapan saja

3. TIK sebagai sumber bahan belajar

· Ilmu berkembang dengan cepat
· Guru-guru hebat tersebar di seluruh penjuru dunia
· Buku dan bahan ajar diperbaharui secara kontinyu
· Inovasi memerlukan kerjasama pemikiran
· Tanpa teknologi, pembelajaran yang up-to-date membutuhkan waktu yang lama

4. TIK sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran


· Penyampaian pengetahuan mempertimbangkan konteks dunia nyata
· Memberikan ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan untuk mempercepat         penyerapan   bahan ajar
· Pelajar melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara lebih luas dan mandiri
· Akuisisi pengetahuan berasal dari interaksi mahasiswa dan guru
· Rasio antara pengajar dan peserta didik sehingga menentukan proses pemberian       fasilitas

5. TIK sebagai pendukung manajemen pembelajaran

· Tiap individu memerlukan dukungan pembelajaran tanpa henti tiap harinya
· Transaksi dan interaksi interaktif antar stakeholder memerlukan pengelolaan back office yangkuat
· Kualitas layanan pada pengeekan administrasi ditingkatkan secara bertahap
· Orang merupakan sumber daya yang bernilai

6. TIK sebagai sistem pendukung keputusan

· Tiap individu memiliki karakter dan bakat masing-masing dalam pembelajaran
· Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu
· Profil institusi  pendidikan diketahui oleh pemerintah.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Calendar

Powered by Calendar Labs

CLOCK